Pohon Kersen di Depan Rumah Kakek Berbaju Hitam

Dear Sausan, Kata ayah, kemarin sore kalian memetik buah kersen yang mulai banyak dengan ‘alat rahasia’ yang kalian bikin. Hemmm, ibu tidak mau tanya alatnya apa, biar tetap jadi rahasia (kadang-kadang punya rahasia itu asyik, kita seperti berpetualang, benar kan?). Ibu hanya mau bilang, terima kasih sudah menyisihkan sebagian hasil panen buat Ibu. Buah itu kecil, ranum, dan manis sepertimu. Ibu punya cerita untukmu tentang … Continue reading Pohon Kersen di Depan Rumah Kakek Berbaju Hitam

Gadis Kecil yang Memetik Kembang Telang

Dear Sausan, Kali ini ini ibu ingin bercerita tentang seorang gadis kecil, usianya 7 tahun, ya seusiamu. Ia tinggal di rumah bercat hijau dengan banyak jendela. Rumah itu menghadap ke sungai besar, tapi pssst si gadis kecil itu tidak boleh main di sungai itu oleh ibunya. Walau sering kali tetap mengendap diam-diam untuk main bersama teman-temannya. Tapi janji ya, kamu tidak boleh menceritakan kepada ibunya. … Continue reading Gadis Kecil yang Memetik Kembang Telang

UGD Suatu Sore…

“Ayo, Ibu berdoa. Biar panas cepat turun,” katanya memohon. Mau tidak mau, saya semakin trenyuh. Bahkan tanpa kamu minta, doaku selalu hadir di setiap tawa dan tangismu. “Ibu sudah berdoa belum? Kenapa tidak sembuh-sembuh?,” katanya sambil menunggu dokter datang. Bukan begitu cara kerja doa. Minggu pagi, ia mulai rewel. Tidak biasanya. Sampai kemudian, panasnya meningkat dengan cepat. Beberapa acara Minggu itu terpaksa dibatalkan. Tanpa pilek, … Continue reading UGD Suatu Sore…

Karena Hujan, Menghapus Jejak Duka Yang Tertinggal

Kemarin hujan turun dari semalam, hingga pagi tak berhenti. Ia mengeluh, aduhhh hujan lagi. Alam tampak sibuk, dan belum istirahat. Sepatu hitam kemarin belum kering. Mesti memakai sepatu pink cadangan, karena sepatu hitamnya hanya satu. Sedangkan seragam sekolah warnanya hitam. Ribet sekali memakai raincoat dan naik motor. 09.30 AM. Saya lupa! Karena terlalu asyik mengetik, lupa jika Jumat, pulangnya pukul 09.00. Meraih raincoat serampangan, langsung … Continue reading Karena Hujan, Menghapus Jejak Duka Yang Tertinggal

Kamu Cantik Hanya Karena Kamu Anak Ibu

“Sausan tidak mau sekolah, semua tidak ada yang teman. Hanya Hari Senin saja yang teman, lainnya tidak,” katanya. Itu awal dari ribetnya berangkat sekolah beberapa minggu lalu. Sampai kemudian tercetus,” Sausan mau putih. Sausan mau cantik biar ada yang teman di Hari Selasa-Sabtu.” Ternyata, ada satu anak yang lumayan besar fisiknya, berpengaruh dan yang jelas termakan iklan. Ia tidak putih (seperti tisu basah), tapi entah … Continue reading Kamu Cantik Hanya Karena Kamu Anak Ibu

Surat Kecil dari Sausan

January. 18. 2014. 06.00 AM Pyaaarr!!! Suara keras sekali di dapur yang membangunkan saya. Ayahnya lagi di depan rumah. Saya ke dapur, bocah kecil itu berdiri dengan ketakutan. Di lantai, beling berserakan. Karena bangun tidur yang baru sejam, kepala saya sungguh pening. Wajah yang tertekuk itu bikin bocah kecil itu semakin memucat. “Maaf Ibu, Sausan sudah hati-hati. Tapi gelasnya lepas. Dua-duanya,” katanya mau menangis. “Kenapa … Continue reading Surat Kecil dari Sausan